Database Studi kasus

Cadangan Basis Data yang Belum Pernah Diuji

Cadangan basis data berjalan setiap malam, tetapi belum pernah dicoba dipulihkan. Tidak ada yang tahu berapa lama aplikasi bisa hidup lagi bila server rusak.

Ini contoh ilustrasi berdasarkan situasi yang umum terjadi, bukan laporan proyek klien yang disebut namanya.

Banyak perusahaan sudah punya jadwal cadangan setiap malam. Berkasnya ada di disk lain atau di penyimpanan terpisah. Yang belum ada adalah jawaban ini: kalau basis data produksi rusak Selasa pagi, berapa lama sampai aplikasi bisa dipakai lagi, dan data jam berapa yang tidak ikut tersalin?

Cadangan yang tidak pernah dibuka hanya membuktikan bahwa penyalinan berjalan. Ia tidak membuktikan bahwa salinannya bisa dipakai.

Yang dikerjakan

Kami minta satu salinan dibuka di mesin terpisah, bukan di server produksi. Yang dicek sederhana. Apakah berkasnya utuh, apakah basis datanya mau naik, dan apakah satu transaksi yang diketahui kemarin ada di dalam salinan itu.

Lalu kami tulis tiga hal yang biasanya tidak tertulis. Kapan cadangan terakhir berhasil, berapa lama pemulihan percobaan memakan waktu, dan siapa yang boleh menjalankannya kalau orang yang biasa mengerjakan sedang tidak masuk.

Kalau salinan gagal dibuka, jadwalnya diperbaiki dulu. Menambah salinan kedua tidak berguna bila salinan pertama tidak bisa dibaca.

Yang berubah

Ada satu prosedur singkat yang bisa diikuti orang lain, bukan hanya satu teknisi. Percobaan pemulihan dijadwalkan, misalnya setiap kuartal, dengan tanggal dan hasil yang dicatat. Tim tahu data mana yang mungkin tidak ada: yang masuk setelah cadangan terakhir, bukan “semua data sejak awal”.

Yang bisa Anda tanyakan ke tim sendiri

Kapan terakhir cadangan benar-benar dibuka? Siapa yang mencoba? Kalau jawabannya “belum pernah” atau “yang tahu hanya satu orang”, cadangan Anda belum selesai.

Kalau keluhannya soal laporan yang molor, bukan soal data hilang, baca basis data lambat saat tutup buku. Untuk bantuan menjaga cadangan dan pemulihannya, hubungi kami.